<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924</id><updated>2011-07-29T05:45:27.665+07:00</updated><category term='engkau'/><category term='kata'/><category term='sebungkus'/><category term='ketika'/><category term='cermin'/><category term='kucing'/><category term='pandang'/><category term='mudah'/><category term='cinta'/><category term='ramadhan'/><category term='kebiasaan'/><category term='ku'/><category term='pada'/><category term='alam'/><category term='yang'/><category term='tutur'/><category term='bulan'/><category term='usai'/><category term='telah'/><category term='puasa'/><category term='tersirat'/><category term='menunda'/><category term='janganlah'/><category term='fenomena'/><category term='marah'/><category term='wajib'/><category term='toleransi'/><category term='biasan'/><category term='dalam'/><category term='nasi'/><category term='sikap'/><title type='text'>Ammar Blog's</title><subtitle type='html'>Semua ini tentang Kehidupan Sehari-hari</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-4969527743696441942</id><published>2009-10-15T17:45:00.001+07:00</published><updated>2009-10-15T17:45:56.542+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menunda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebiasaan'/><title type='text'>Kebiasaan Dalam Menunda-nunda</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Bagi seorang yang sibuk dan punya aktifitas yang padat, saya rasa tak baik, jika memiliki kebiasaan menunda-nunda. Terlebih jika orang tersebut, memiliki prinsip, bahwa waktu adalah uang,. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Maka ia pun akan bergerak cepat, agar aktivitas segera rampung, dan bisa mengerjakan pekerjaan lain, yang mungkin masih pada ngantri dan numpuk di meja kerja. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Agar waktu lebih efisien dalam bekerja, maka di aturlah sedemikian rupa, supaya tiap kerjaan selesai pada waktu yang telah di jadwalkan,. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bagi orang yang merasa punya uang lebih, maka agar tiap pekerjaan tidak terbelengkai, ataupun rampung pada waktunya, maka ada juga yang mencari manager ataupun assistent, yang mampu dalam bidang yang di gelutinya itu. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Jika di pikir dengan jernih, maka bekerja tuk cari uang, guna mencukupi kebutuhan hidup, adalah suatu yang wajib dan kebutuhan pokok dan saat ini. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Lantas bagaimana, dengan kebutuhan rohani kita, seperti beribadah dengan tertib kepada Rabb semesta Alam, Apakah telah tertata dengan baik juga, dalam melaksanakannya,.?!? &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Yach semua itu tergantung pada Iman dan niat kita masing-masing, dalam menyikapi kepentingan ukhrowi, &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Yang pasti sejatinya, bukanlah Illahi rabbil 'alamin yang membutuhkan kita, melainkan kita makhluk ciptaan-NYA lah yang selalu bergantung dan selalu membutuhkan-NYA, &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Jujur saya pribadi ini, juga bukan orang yang tertib dan rajin dalam beribadah. Meskipun untuk saat ini, cukup punya waktu luang, shalat fardhu di awal waktu pun jarang juga, padahal aku juga tahu, kalo sebaik-baiknya shalat wajib itu di awal waktu. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya akupun sudah berusaha juga, tapi terkadang aneh juga, kenapa untuk melaksanakan tertib, kok susah juga yach. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Maka dari itu, bagi kawan-kawan yang baik hati dan mampu menjaga ibadahnya dengan baik, bisa bagi kiatnya kepada saya, agar motivasi dan semangat dalam bersujud kepada-NYA, karna alangkah indahnya jika kita mampu berbagi dalam hal kebaikan, yang di dasari iman dan ketulusan. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;'' katakanlah : '' Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-NYA aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung.''&lt;br /&gt;(At Taubah : 129)&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sekian dan terima kasih bagi yang telah berkunjung dan &lt;font color="#A53031"&gt;Tinggalkan responnya yach,,..!i!&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-4969527743696441942?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/4969527743696441942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/10/kebiasaan-dalam-menunda-nunda.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/4969527743696441942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/4969527743696441942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/10/kebiasaan-dalam-menunda-nunda.html' title='Kebiasaan Dalam Menunda-nunda'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-2693571363619478836</id><published>2009-09-28T19:57:00.000+07:00</published><updated>2009-09-28T19:58:01.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tersirat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pada'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cermin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biasan'/><title type='text'>Biasan yang Tersirat pada Cermin</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt; Menatap sebuah cermin, adalah satu hal aktifitas yang pasti di lakukan tiap orang. Dengan bercermin pula, kita jadi tau, apa yang sejatinya nampak secara dzohhir, yang ada pada jazad diri kita masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Dari biasan cermin itu pula, kita jadi tau satu titik yang melekat pada tubuh ini. Akan tetapi pernahkah kita berfikir, sesungguhnya apakah sama antara yang nampak dengan yang tersembunyi,..?!i?&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sesuatu yang tampak dzohir ketika bercermin, yakni bentuk wajah yang cakep, mata yang mungkin sipit, rambut yang terurai lurus, hidung yang mancung kedalem&lt;br /&gt;^-^ hehehe, sama aza dengan hidung pesek kali ^-^&lt;br /&gt;ataupun bibir yang lembut karena tutur lisannya, Dan,.. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dan masih banyak lagi sesuatu yang bersifat dzohir, yang nampak ketika waktu bercermin. Namun sesuatu yang tersembunyi yang seperti apakah gerangan,,.? &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Satu hal yang tersembunyi, ketika bercermin adalah apa yang ada di dalam hati. Satu pertanyaan yang penting, dan hanya kita sendiri yang ngerti dan tau adalah, pernahkah kita bercermin hati, dan membandingkan, Dan,.. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Dan, apakah sama isi hati kita bila dibandingkan sesuatu yang nampak jelas dan terang, pada jasad kita dengan isi hati, bahkan jalan pikiran kita. Apakah isi hati dan pikiran kita, sebagus dan sebaik apa yang nampak pada jasad kita,. Dan sesungguhnya hanya kita sendiri yang tau akan keadaan kita masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Orang lain boleh menilai segala bentuk wujud yang nampak pada diri kita, baik secara fisik maupun dalam ucapDan perbuat, akan tetapi menilai diri sendiri, dengan tidak menyombongkan diri, sesuai kejujuran hati, maka hal itu lebih utama. Karena jika kita mampu berbuat jujur pada diri sendiri, maka dengan sendirinyalah akan mampu berbuat jujur pada orang lain. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sang tauladan terbaik sepanjang masa, &lt;font color="#008000"&gt;Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/font&gt;, memberikan petuah yang sangat mulia, melalui sabda beliau sewaktu bercermin, &lt;br /&gt;&lt;p&gt; '' &lt;font color="#02691E"&gt;Al-hamdu lillaaah, Allahumma kamaa hassanta kholqii fa hassin khuluqii ''&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;(Segala puji bagi Allah, Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperbagus penciptaanku, maka baguskanlah akhlaqku) ''1&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sebagai bahan perenungan kembali, tidak ada salahnya kita perhatikan bait-bait puisi''2 berikut ini, &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#483086"&gt;Bercermin Diri&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#00FF00"&gt; Tatkala kudatangi sebuah cermin&lt;br /&gt;Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat&lt;br /&gt;Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#02691E"&gt;Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya. Apakah wajah ini yang kelak akan&lt;br /&gt;bercahaya bersinar indah di surga sana ?&lt;br /&gt;Ataukah wajah ini yang kelak akan hangus legam di neraka Jahannam&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#860086"&gt;Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya&lt;br /&gt;Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan....&lt;br /&gt;Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih-kekasih Allah kelak ?&lt;br /&gt;Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga, terburai menatap&lt;br /&gt;Neraka Jahannam...........&lt;br /&gt;Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan ?&lt;br /&gt;Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini ?&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#483086"&gt;Tatkala kutatap mulut, apakah mulut ini yang kelak akan mendesah penuh&lt;br /&gt;kerinduan.. Mengucap laa ilaaha ilallah saat malaikat maut datang&lt;br /&gt;menjemput ?&lt;br /&gt;Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur, dengan lengking&lt;br /&gt;jeritan pilu yang akan mencopot sendi-sendi setiap pendengar.&lt;br /&gt;Ataukah mulut ini menjadi pemakan buah zaqum jahannam..yang getir&lt;br /&gt;penghangus, penghancur setiap usus.&lt;br /&gt;Apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang ?&lt;br /&gt;Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan ?&lt;br /&gt;Berapa banyak hati-hati yang remuk dengan pisau kata-katamu yang&lt;br /&gt;mengiris tajam&lt;br /&gt;Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yang palsu&lt;br /&gt;yang engkau ucapkan untuk menipu ?&lt;br /&gt;Betapa jarang engkau jujur.&lt;br /&gt;Betapa langkanya engkau syahdu memohon agar Tuhan mengampunimu.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#00FF00"&gt;Tatkala kutatap tubuhku.&lt;br /&gt;Apakah tubuh ini kelak yang akan penuh cahaya...&lt;br /&gt;Bersinar, bersukacita, bercengkrama di surga ?&lt;br /&gt;Atau tubuh ini yang akan tercabik-cabik hancur, mendidih, di dalam lahar&lt;br /&gt;membara jahannam, terpasung tanpa ampun, derita yang tak pernah berakhir&lt;br /&gt;Wahai tubuh, berapa banyak maksiat yang engkau lakukan ?&lt;br /&gt;Berapa banyak orang-orang yang engkau zalimi dengan tubuhmu ?&lt;br /&gt;Berapa banyak hamba-hamba Allah yang lemah yang engkau&lt;br /&gt;tindas dengan kekuatanmu ?&lt;br /&gt;Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan tanpa peduli&lt;br /&gt;padahal engkau mampu ?&lt;br /&gt;Berapa banyak hak-hak yang engkau rampas ?&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#02691E"&gt;Ketika kutatap hai tubuh&lt;br /&gt;Seperti apa gerangan isi hatimu&lt;br /&gt;Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu&lt;br /&gt;Atau sekotor daki-daki yang melekat di tubuhmu&lt;br /&gt;Apakah hatimu segagah ototmu&lt;br /&gt;Atau selemah daun-daun yang mudah rontok&lt;br /&gt;Ataukah hatimu seindah penampilanmu&lt;br /&gt;Ataukah sebusuk kotoran-kotoranmu&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="#860086"&gt;Betapa beda..betapa beda...apa yang tampak di cermin&lt;br /&gt;dengan apa yang tersembunyi&lt;br /&gt;Betapa beda apa yang tampak di cermin dan apa yang tersembunyi&lt;br /&gt;Aku telah tertipu, aku tertipu oleh topeng&lt;br /&gt;Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah topeng belaka&lt;br /&gt;Betapa pujian yang terhambur hanyalah memuji topeng&lt;br /&gt;Betapa yang indah ternyata hanyalah topeng..&lt;br /&gt;Sedangkan aku... hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus&lt;br /&gt;Aku tertipu, aku malu ya Allah&lt;br /&gt;Allah..selamatkan aku..Amin ya Rabbal 'alamin&lt;/font&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt; 1. Hadist riwayat Ibnus Sunni, hal 62, yang bersumber dari &lt;font color="#483086"&gt;'Ali bin Abu Thalib radhiyalallahu 'anhu&lt;/font&gt;,&lt;br /&gt;2. Puasi karya &lt;font color="#00FF00"&gt;Abdullah Gymnastyar&lt;/font&gt;, disitus &lt;a href="http://www.dtjakarta.or.id/content/view/419/33/"&gt;djakarta.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-2693571363619478836?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/2693571363619478836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/biasan-yang-tersirat-pada-cermin_28.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/2693571363619478836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/2693571363619478836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/biasan-yang-tersirat-pada-cermin_28.html' title='Biasan yang Tersirat pada Cermin'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-1577925907857182640</id><published>2009-09-16T17:38:00.004+07:00</published><updated>2009-09-16T18:20:12.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='usai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='telah'/><title type='text'>Ketika Ramadhan Telah Usai</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Hari puasa dibulan ramadhan untuk tahun ini, hanyalah tinggal dalam hitungan beberapa hari saja. Sebagai insan yang beriman kepada Rabb, Tuhan semesta alam, langkah baik apa sajakah, yang seharusnya di laksanakan ketika bulan ramadhan telah usai,...?!i? &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt; Meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah, adalah satu hal yang utama, karna dengan hal itu tiap diri, akan semakin dekat dengan keridhoan &lt;font color="#A53031"&gt;Allah subhnallahu wa ta'alla&lt;/font&gt;. &lt;br /&gt;&lt;p&gt; Dalam sebuah sabda rasul, menyatakan bahwa :&lt;br /&gt;''Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung.&lt;br /&gt;Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi, dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang celaka.''&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dari pesan Nabi tersebut, maka tiap diri manusia, yang beriman dituntut untuk mengadakan sebuah perubahan hidup, kearah yang lebih baik. Ada kalanya keimanan manusia itu bisa melemah, akan tetapi dengan memperdalam ìlmu tentang Ad din, maka keistiqamahannya akan tetap terjaga. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Dengan menjaga kualitas iman dan takwa, maka mesky ramadhan telah usai, berbagai bentuk ibadah kepada &lt;font color="#A53031"&gt;Allah subhnallahu wa ta'alla&lt;/font&gt;, akan selalu di laksanakannya. Dalam hal ini &lt;font color="#A53031"&gt;Allah subhnallahu wa ta'alla&lt;/font&gt; juga berfirman : &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt; '' Katakanlah : Sesungguhnya sembayangku, ibadah(nusuk)ku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, &lt;br /&gt;'Tiada sekutu bagi-NYA, dan demikian itu yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). ''(Al An'am : 162 - 163) &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Dengan memahami serta mengamalkan dengan benar, darì uraian ayat di atas maka berarti tiap diri, telah yakin akan tujuan dari pada Allah menciptakan manasia, hanyalah untuk menyembah kepada Rabb, Tuhan penguasa langit dan bumi, dan yakin pula akan adanya hidup sesudah mati. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Semoga &lt;font color="#A53031"&gt;Allah subhnallahu wa ta'alla&lt;/font&gt; senantiasa menetapkan diri ini, untuk selalu beriman dan bertakwa kepada-NYA. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bagi kawan yang telah berkunjung, mohon melengkapi segala apa yang nampak kurang pada article ini, sehingga nampak lebih baik dan berisi.&lt;br /&gt;Sekian, semoga bermanfaat, dan sebelumnya terimakasih bagi kawan yang telah merespon article ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-1577925907857182640?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/1577925907857182640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/ketika-ramadhan-telah-usai_7222.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/1577925907857182640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/1577925907857182640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/ketika-ramadhan-telah-usai_7222.html' title='Ketika Ramadhan Telah Usai'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-96613027535998221</id><published>2009-09-10T20:49:00.001+07:00</published><updated>2009-09-10T20:49:32.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap'/><title type='text'>Sikap Dalam Bertutur Kata</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Pernah kita menghitung berapakah total kata yang kita ucap, dari sejak bangun tidur hingga akan tidur kembali?!? Terasa emang aneh apa yang menjadi pertanyaanku ini, tapi sadarkah kita bahwa dari sebuah kata yang kita ucap, ternyata mampu membuat orang lain merespon negatif ataupun positif,?&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sebuah kata itu di respon negatif, yang mungkin bisa di artikan bahwa kata yang telah terucap oleh mulut kita, itu telah menyinggung atau membuat orang lain menjadi tak merasa nyaman. Terlebih apabila ternyata, kata yang telah terucap tersebut, termasuk dalam kategory kata yang jorok. tabu ataupun sejenisnya. Wah rasanyapun otak jadi mendidih, kuping jadi terasa panas, dan amarahpun jadi membara. Dalam merespon balik dari kata yang bersifat negatif ini, ada orang yang langsung membalasnya dengan ucapan kata yang sama negatifnya, atau bahkan yang lebih parah, keji, dan kotor. Biasanya orang yang seperti itu, hanyalah orang yang lebih mengandalkan nafsunya di bandingkan dengan akal pikirannya. Orang yang mampu mengendalikan diri dan lebih menggunakan otak dalam bertindak, maka dia akan berfikir dengan terang, bahwa apabila dia berkata yang sama atau malah lebih keji, maka ia pun sejatinya satu derajat dengan orang yang telah melontarkan kata yang keji itu. Mungkin ada baiknya juga, bahwa ketika diri merasa tak nyaman dengan perkataan yang terucap orang lain, maka ambil sikap diam diri ataupun tak usah menanggapi, sebab jika di tanggapi ada kalanya orang itu jadi lebih brutal. Saya rasa pas juga, jika ada orang ngomong ''Silent is the gold''. Dalam hal ini diam dianggap begitu mulia, karna hal itu lebih baik daripada terucap kata-kata yang buruk. Ketika ada orang yang mengucapkan perkataan yang tak layak didengar, saya pribadi juga lebih sering diam diri, tapi jika ku merasa hal itu telah melampui batas kewajaran, saya pun terpaksa harus menanggapi, agar dia sedikit jera ataupun menghentikan ucapan yang membuat kuping jadi panas. Jujur akupun tak suka dengan perkataan yang keji, karena hal itu hanya akan membuat sebuah perselisihan yang mungkin bisa berlanjut ke episode berikutnya. Dan posisi yang ku tempati saat ini pun, bukan tempat yang sudah bebas dari perkataan yang keji, karena dalam pandangan saya, banyak juga orang yang ketika marah, emosi, ataupun kaget karena ada suatu hal yang tak sesuai harapan, maka kata-kata yang langsung terucap pun, ya kata-kata yang ngeri itu dech. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Dan untuk respon yang positif, biasanya perkataan yang terucap itu adalah tergolong kategory  yang membuat orang jadi bahagia ataupun dia merasa di puji dan di sanjung orang lain, karena mungkin apa yang dia perbuat ada manfaat bagi orang lain. Setiap orang yang dapat kabar baik, pasti ia pun akan menyambutnya dengan senang hati, dan mengucapkan syukur, meski mungkin dalam hal ini, ketika ia mendapat keburuntungan dari jalan yana bathil, seperti menang judi, ataupun hal yang sejalan dengan itu. Sebenarnya ada juga, ketika orang yang merasa terpuji dan tersanjung dengan apa yang di ceritakan orang lain, entah itu kebaikannya, kecerdasannya, ataupun hal yang OK punya, ia pun jadi lepas kendali, dan ia pun merasa bahwa dia yang paling hebat dan paling bisa di bandingkan orang lain. Tapi sayang itu adalah pemikiran yang sempit, karna bukankah ada pepatah, jika diatas langit masih ada langit. Sebagai insan yang beriman, apalagi dibulan ramadhan seperti ini, maka janganlah mudah tersanjung, dan merasa bangga dengan pujian lain, karna hal itu bìsa merubah niat yang sesungguhnya. Ada kalanya memang, terkadang manusia itu butuh sanjungan ataupun pujian, untuk memotivasi diri, agar bisa istikhamah dalam berbuat kebaikan, tapi janganlah sampai melampui batas, yakni pujian dan sanjungan yang berlebihan,. Dan mungkin lebih baik, mintalah sebuah saran dan motivasi yang membuat kokoh dalam pendirian, di bandingkan dengan sebuah pujian ataupun sanjungan yang bisa melalaikan diri. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sejatinya tiap orang itu, entah sering berkata baik atau sebaliknya, akan membuat dia menjadi sebuah kebiasaan, dan yang pasti pula akan menjadikan dia sebagai karakter pribadinya. Maka dari itu jika memang kita terbiasa melontarkan kata yang tak enak di dengar, mulailah untuk merubah keadaan tersebut. Apalagi sebagai seorang yang mengaku muslim, dan yakin pula terhadap hari perhitungan, di mana tiap pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya kelak, pasti di mintai tanggung jawabnya, oleh Rabb, Dzat yang Maha Mengetahui, dan di saksikan pula oleh malaikat Raqib dan 'Atid, hendaklah ia senantiasa menjaga lidahnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda tentang ini, :&lt;br /&gt;&lt;p&gt;''Bukankah manusia terjerumus ke dalam neraka, karena tidak dapat mengendalikan lidahnya.''&lt;br /&gt;(HR. Tirmidzi, no. 254)&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Begitu besar resiko orang yang tak bisa mengendalikan lidahnya, maka berbahagialah bagi orang yang mampu mengendalikan lidahnya itu. Terkadang ada juga respon yang negatif, walaupun kita berkata yang sebenarnya. Mungkin seorang itu bisa juga belum bisa menerima sebuah kebenaran, tapi ada juga orang yang sikapnya terlalu kolot, sehingga dia beranggapan bahwa, pemikiran dia paling the best, dan orang lain haruslah sejalan dengan dia. Saya pribadi pernah juga, berhadapan dengan type orang seperti itu. Dan alangkah baiknya pula, ketika dalam berucap, baik dalam bertanya, bernasihat, dan beropini, kita selipkan kata ''maaf, tolong, dan terimakasih''. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Melalui kata maaf bisa diartikan bahwa kita tidak merasa paling baik diantara semuanya,. Dengan kata tolong, berarti kita masih punya kekurangan, sehingga butuh saran orang lain yang bisa menyeimbangi terlebih bisa menyempurnakan,. Dan dengan kata terima kasih, berarti kita punya harapan untuk bisa kembali bersama-sama dalam mengambil sebuah keputusan, dan tentunya keputusan itu bermanfaat bagi banyak orang, sehingga apa yang menjadi kendala bisa terurai dengan terang. &lt;br /&gt;&lt;p&gt; Dalam adab berbicara, dalam pepatah Jawa juga mengatakan ''ngomong kuwi kudhu nganggo watan, nanging ora watan ngomong'', yang mungkin dalam versy bahasa Indonesia yakni, bicara itu haruslah di atur, dan tentunya bukan asal bicara. Tapi pepatah itu ya tinggal pepatah, karena gak sedikit juga orang yang tak bisa ambil sikap yang baik, dalam tutur bicara. Sekian topik yang bisa tuk berbagi kali ini, tentang tutur bicara. Saya mohon bagi yang sobat yang berkunjung, untuk melengkapi articlle ini, agar lebih mantab dan berisi. Karna saya masih juga dalam tahap pembelajaran. Dan sungguh apapun segala bentuk respon yang tertulis di sini, meski mungkin nampak suatu hal yang sepele, tapi alangkah mulainya jika hal itu, ternyata gedhe manfaate. Kembali makasih, bagi sobat yang telah berkunjung.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-96613027535998221?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/96613027535998221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/sikap-dalam-bertutur-kata.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/96613027535998221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/96613027535998221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/sikap-dalam-bertutur-kata.html' title='Sikap Dalam Bertutur Kata'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-6962737172809073543</id><published>2009-09-06T14:28:00.001+07:00</published><updated>2009-09-06T14:28:23.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bulan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fenomena'/><title type='text'>Fenomena Alam di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Indonesia kembali tergoncang, 02 September yang lalu Jawa bagian selatan, sekitar pukul 02.55 pm fenomena alam gempa telah melanda kawasan tersebut. Mengapa fenomena alam gempa ini terjadi kembali, pada bulan ramadhan, apakah ada maksud tertentu, di balik kejadian ini?!?,... &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt; Berdasarkan catatan BMKG, wilayah selatan Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya dan Sukabumi, adalah daerah yang paling sering terkena gempa. Sebab, di selatan daerah ini, tepatnya di lepas pantai, terdapat zona subduksi pertemuan dua lempeng Indo-Australia dan Eurasia.1  &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Masih teringat juga dalam benak dan pikiranku, ketika gempa Bengkulu pada tahun 2007 silam, dan terjadinya pun pada awal bulan ramadhan. Dan akupun ikut merasakan getaran-getaran dari pada fenomena alam tersebut. Jujur dalam lintas pikiranku, setelah gempa yang berpusat di selatan daerah tasikmalaya itu, kenapa harus kembali terjadi pada bulan ramadhan, apakah ada yang tidak benar dengan pelaksanaan ramadhan di negri ini? &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Jika di pikir sejenak, Allah subhanallahu wa ta'alla, berfirman tentang puasa,&lt;br /&gt;''Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa''2 &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dari ayat diatas, setidaknya dapat di ambil sebuah kesimpulan bahwa tujuan dari ibadah puasa adalah supaya orang yang melaksanakan puasa, menjadi insan yang bertakwa kepada Rabb nya.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Takwa yaitu memelihara diri dari siksaan Allah, dengan mengikuti segala perintah-NYA, dan menjauhi segala larangan-NYA. dan takwa itu tidak cukup diartikan dengan takut saja.3&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt; Ketika Allah menceritakan Kisah Nabi Syu'aib bersama penduduk Mad-yan, Allah subhanallahu wa ta'alla, menggambarkan&lt;br /&gt;'' Jikalau sekiranya penduduk suatu negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka di sebabkan perbuatannya.4 &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dari gambaran ayat tersebut, bisa diambil hikmah bahwasannya jika penduduk suatu negri beriman dan bertakwa, maka Allah pun bakal melimpahkan berkah yang datangnya dari arah langit dan bumi. Tapi jika penduduk suatu negri itu, malah mendustakan ayat-ayat Allah, maka siksapun bakal menimpa penduduk negri, di sebabkan perbuatannya itu. &lt;br /&gt;&lt;p&gt; Dari dua ayat tersebut bisa diambil satu makna yaitu tentang ''Takwa''. Maka pertanyaan selanjutnya adalah , sudahkah orang yang melaksanakan ibadah puasa itu, telah menjadi hamba yang bertakwa kepada Rabb nya. Atau jangan-jangan ibadah puasa yang kita jalani ini, hanya sekedar kegiatan sebulan penuh dalam satu tahun, tanpa adanya perubahan ataupun peningkatan keimanan serta ketakwaan kita kepada Rabb, Dzat Yang Maha Kuasa segala itu. Jika benar demikian, maka mulailah puasa ramadhan tahun ini, kita sempurnakan niat ibadah puasa kita, dengan mengharap ridho-NYA, dan jadikan ibadah puasa ramadhan ini sebagai langkah awal penggemblengan diri, menuju insan yang bertakwa. Sehingga ibadah puasa yang kita jalani, bukan sekedar menahan lapar, haus, nafsu, dan amarah. &lt;br /&gt;&lt;p&gt; Ya sudah cukup sampai disini saja, apa yang menjadi uneg-uneg dalam hatiku ini, dan bagi yang mau berbagi denganku, silakan ketak-ketik sesuatu yang bisa menjadi suatu semangat, agar puasaku lebih bermakna. Jika di Jawa bagian selatan awal bulan ini sedang dilanda gempa, maka di tempat yang saya sekarang sejak dua minggu sebelum menginjak bulan ramadhan, maka penduduk di kawasan singkut, sedang di landa sakit demam merata. Dan jika tidak salah diagnosa, penyakit tersebut di sebabkan oleh virus demam chikungunya, yang tak lain di sebarkan oleh nyamuk aydes aygepty. Penyakit ini cukup membuat orang yang menderita menjadi tak berdaya, seperti demam yang menggigil, tubuh serasa lumpuh, kaki dan tangan terasa kaku sehingga jika di gerakan terasa berat dan sakit pegal-pegal. Rata-rata orang yang menderita penyakit demam chikungunya, mengalami kesembuhan setelah berobat, sekitar dua minggu sejak awal kondisi tubuh merasa kurang fit. Hingga saat ini, kayaknya masih ada orang yang sakit demam itu. Alhamdulillah aku hanya lima hari merasa tidak fit ketika puasa, yang mungkin dìsebabkan gejala sakit demam tersebut. Biasanya saya dalam atasi demam, yakni memperbanyak minum air (diwaktu malam, karna lagi puasa. dan mengompres sebagian tubuh dengan air hangat, dan jika perut timbul gejala mual, maka akupun minum obat atasi mual, seperti waisan, promag, dan mylanta. Sekian &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt; 1. Info dari &lt;a href="http://m.kompas.com/news/read/data/2009.09.03.20193223"&gt;kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Terjemahan surat Al Baqarah : 183&lt;br /&gt;3. Takwa, berdasarkan kode not ke 12, dalam Al Qur'an dan Terjemahannya,&lt;br /&gt;4. Terjemahan surat Al 'Araf : 96&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-6962737172809073543?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/6962737172809073543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/fenomena-alam-di-bulan-ramadhan.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/6962737172809073543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/6962737172809073543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/fenomena-alam-di-bulan-ramadhan.html' title='Fenomena Alam di Bulan Ramadhan'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-5061897224339816641</id><published>2009-09-03T11:10:00.001+07:00</published><updated>2009-09-03T11:10:42.464+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pandang'/><title type='text'>Ku Memandang Cinta</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Apa itu cinta, jujur akupun belum tau arti yang sesungguhnya. Ada yang bilang, meski cinta itu di uraikan dan di jelaskan panjang lebar, &lt;span class="fullpost"&gt; namun ketika cinta itu, ku datangi, aku jadi malu sendiri, atas keteranganku sendiri. Manusia mencintai, ataupun di cintai itu adalah sebuah anugerah dan fitrah sebagai manusia. Setiap manusia, pasti merasakan apa yang namanya cinta itu. Indah ceria, kadang merana itulah rasa cinta. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Satu cinta yang hakiki, adalah Cinta kepada Illahi, karna Cinta-NYA itu takkan pernah lekang oleh zaman, dan takkan pernah lapuk oleh waktu. Cinta Illahi itu dikasihkan kepada yang beriman, dan disayangkan kepada yang bertakwa. Cinta Illahi tiada pernah kecewa, karna Dia Sang Maha Pencipta. Jika kita mencintai, hanyalah karna Allah semata, dan hanya untuk menta'ati segala syariat-NYA. Berlindunglah engkau pada Allah, dari cinta yang palsu, menipu daya, melenakan, dan melalaikan, hingga berpaling dari-NYA. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Cinta seorang Rasul itu, seperti air yang selalu mengalir, Laksana lautan mutiara yang selalu bercahaya, bak gunung permata penerang selurug umatnya. Begitu mulianya Cinta Rasul itu, perjuangan dan pengorbananya, akan abadi untuk selamanya. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Cinta seorang Ibu laksana do'a yang selalu dinanti, penjaga diri, pengukuh hati, penyejuk nurani, dan penentram jiwa. Cintamu ibu tak pernah terperi, selembut sutra, seputih melati, sesejuk embun, sesegar pagi, Ridhamu Ibu ridha Illahi. Cinta seorang ayah itu terletak pada semangat, keyakinan dan tekad, dalam menunjukkan serta mengarahkan. Kasihmu wahai ayah, tak ada batasan, hinggalah waktu yang memisahkan, dan akan abadi pula hingga ke hujung akhir usia masa. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Cinta seorang guru itu, ia tiada kan pernah merasa letih dan jemu, untuk berbagi hal tentang ilmu. Dan ilmu yang berguna selalu di limpahkan, untuk bekal masa depan nanti.&lt;br /&gt;Cinta seorang kawan itu akanlah sepadan, meski ada perbedaan, namun tetap satu jalan dan satu harapan. Dialah kawan yang sejati, kawan yang mampu berkata benar, bukanlah malah membenarkan setiap perkataan. Karna benar itu datangnya dari titah Tuhannya. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Cinta itu adalalah Karunia-NYA. dan haruslah dijaga dengan sempurna. Jika cinta itu tak terpelihara, resah menimpa, gundahpun menjelma. Dan utamakanlah Cinta Illahi, pastilah terjaga amalan kita, serta binalah selalu Cinta Illahi, hidup kita kan bahagia,. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;OK, bagi yang punya pandangan cinta versy lainnya, silakan berbagi disini, dan sebelumnya makasih bagi yang telah berkunjung,...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-5061897224339816641?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/5061897224339816641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/ku-memandang-cinta_5319.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/5061897224339816641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/5061897224339816641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/09/ku-memandang-cinta_5319.html' title='Ku Memandang Cinta'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-2501500235235311595</id><published>2009-08-31T10:58:00.001+07:00</published><updated>2009-08-31T10:58:34.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mudah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='janganlah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='engkau'/><title type='text'>Janganlah Engkau Mudah Marah</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Saya rasa semua orang, tak mau di marahi. Tapi sebenarnya apaan tho, yang membuat orang bisa jadi marah,.. marah,.. dan,.. marah itu?!?&lt;span class="fullpost"&gt; Sebenarnya memarahi orang dengan tujuan yang baik, agar dia bisa merubah keadaannya dari keburukan menjadi sebuah kebaikan. Maka, marah yang seperti itu bisa juga di namakan sebuah nasihat, meski mungkin kata-kata yang di gulìrkan begitu ironis. Tapi jika dengan kata-kata yang seperti itu, bisa memotivasi untuk berubah kearah yang lebih, maka gak ada salahnya juga jika diri mau menerima kemarahan seseorang itu. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ketika sedang memarahi seseorang, janganlah terlalu memojokkan, apalagi sampai membandingkan dengan orang lain, dan inilah sikap marah yang tidak ku sukai. Kenapa saya gak suka dengan hal itu, karna belum tentu keadaan kita waktu kena marah, selalu dalam posisi siap mengakui kesalahan atas apa yang kita perbuat. Walau begitu, saya tetap menghormatì alm bapaku dulu, ketika dia, memarahi diriku, dan membandingkan pula, dengan anak tetangga sebelah, yang emang benar dia suka membantu kerjaannya ayahnya. Jujur, akupun jarang membantu kerjaan orang tua, kecuali hanya mengembala hewan piaraan kambing saja. Selebihnya banyak waktu yang ku gunakn tuk bermain bersama kawan satu kampung. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Alhamdulillah kemarahan bapaku kepadaku, hanya dalam ucapan dan gak sampai memukul ataupun sejenisnya. Terlebih alm bapaku cukup punya etika marah yang baik, karna dia gak pernah mengeluarkan kata-kata kasar ataupun kata yang jorok dan yang tabu. Dia kalo lagi marah pasti yang di sorot tentang makan, setiap marahnya itu alm bapaku selalu dan selalu, menjelaskan bahwa yang namanya makan, kalo mau lebih enak, yang dibutuhkan bukan hanya nasi, tapi juga ada sayurnya, sambalnya dan lauknya kalopun ada. Maka dari itu dia menjelaskan lebih lanjut, bahwa semua itu hasìl bekerja, dan dengan bekerja itu agar kita bisa makan tuk menyambung hidup. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Sungguh akupun merasa tak nyaman, bila ada orang marah lepas kendali, sehingga selalu... dan selalu... ngomongnya jadi jorok dan tabu, yang membuat kupingku jadi panas. Apalagi sampai maìn tangan dan membanting apa ada dihadapannya, aku jadi lebih merasa tidak nyaman, apalagi hal itu timbul, hanya karna masalah yang sepele. Apakah mungkin, orang suka marah itu, tak pernah berfikir, jika dia marah dengan cara yang seperti itu, Bagaimana bisa orang yang berada disekitarnya, mau menghormati, terlebih mengh argai dia, jika dia saja tidak mau menghargai dan menghormati orang lain baik dalam keadaan marah ataupun tidak. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Bukankah orang yang paling kuat diantara semua orang itu, orang yang paling bisa menahan amarahnya. Dengan menahan berarti sama dengan mencegah sikap kekejian yang mungkin bakal timbul dari marah tersebut. Beretika marah baik itu bisa jadi laksana nasihat, yang memberikan solusi serta menggetarkan tiap jiwa, untuk mengadakan sebuah perubahan. Ada juga yang memberikan nasihat bahwa, jika marah dalam keadaan berdiri, maka duduklah, dan jika dalam keadaan duduk, masih belum bisa  mengendalikan marahnya, maka tidurlah, karna dengan tidur jiwa akan merasa tenang. Berlindung kepada Allah, saat marah dari godaan setan, juga lebih utama, karna setan sangat mudah meliputi orang yang dalam keadaan marah. Marah itu ada juga berdampak baik maupun buruk, bagi diri sendiri maupun orang lain, maka dari itu jangan mudah marah, itulah sikap terbaik dalam jalani hidup. Bagi yang punya pengalaman tentang etika marah yang baik, ok kupersilakan berbagi disini, karna akupun masih minim tentang pengetahuan etika marah yang baik,. Sebelumnya terimakasih bagi yang telah mau berkunjung dan berbagi denganku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-2501500235235311595?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/2501500235235311595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/janganlah-engkau-mudah-marah_31.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/2501500235235311595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/2501500235235311595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/janganlah-engkau-mudah-marah_31.html' title='Janganlah Engkau Mudah Marah'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-7935712674112126351</id><published>2009-08-27T16:23:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T16:23:45.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sebungkus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kucing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasi'/><title type='text'>Di Balik Sebungkus Nasi Kucing</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;Meski dalam nuansa puasa, sepertinya mantab juga kalo bicara tentang makanan. Walaupun hanya sebungkus nasi kucing!i!&lt;span class="fullpost"&gt; Jujur saya cukup heran ketika mendengar istilah ''Nasi Kucing''. Pertama dengar istilah tersebut adalah ketika guru matematika kelas tiga, bercerita kalo anak didiknya ketika mendaftar sebagai mahasiswa di UGM, dia membeli nasi kucing untuk menghemat ongkos pulang. Dalam hati kecilku, timbul pertanyaan juga, sebenarnya nasi yang bagaimana, wujud dari nasi kucing itu?!? &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Selang beberapa bulan kemudian, apa yang menjadi pertanyaanku ini terjawab juga, setelah aku ikut sepupuku di Solo. Bahkan hampir tiap hari, saya pun malah mengonsumsi nasi tersebut. Sebenarnya nasi kucing biasa juga di sebut makanan porsi cewek, karena emang porsinya sedikit. Terlebih isi sebungkus nasi kucìng itu hanya nasi putih, sedikit sambal dan secuil ikan lele goreng atau ikan asin goreng.&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Menu dari pada nasi kucing, emang seperti itu keadaanya, tapi nikmat juga kok kalo makannya di lengkapi ama mendhoan, bakwan, tahu isi, krupuk, telur puyuh dan tentunya plus es teh manis, jadi terasa lebih uenak tenaaan!?! ada cerita lucu dan cukup bikin ketawa, ketika ada seorang teman yang lagi makan dan ingin pìlih tahu isi sebagai lauknya, tapi malah salah ambil tape goreng., xixixi.... dan alangkah buruknya merasa kalo itu adalah tape goreng, bukannya tahu isi, setelah di mulut, dan hal itu pun membuat ketawa juga sang penjual nasi, hehehe..... Sebenarnya penjual nasi juga tidak hanya menyediakan nasi kucing saja, tapi juga menyediakan bungkusan nasi goreng dan nasi oseng-oseng, dan ada juga yang menyediakan mie instan rebus dan goreng.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Terkadang kalo ada sebagian orang yang makan di tempat penjualan nasi kucing dan gak bayar alias selesai makan pulang, aku kasihan juga ama penjual nasi itu, karna perjuangan untuk mencari rezki penjual nasi ini, cukup berat pula, karna harus mengorbankan waktu tidur malamnya untuk bekerja. Aku juga gak tau, kenapa kebanyakan para penjual nasi tersebut dilakukan malam hari. Tapi ada untungnya juga, kalo paz laper di malam hari, sewaktu lembur kerja atau lagi liat tv sampai larut, bisa langsung meluncur ke tempat penjual nasi tersebut. Biasanya orang gak bayar, saat selesai makan, hanyalah orang-orang yang suka mabuk-mabukan itu. Tapi sejak ada program dari kapolwil tentang penertiban pekat, jadi sedikit berkurang orang-orang yang bergerombol dan mabuk - mabukan itu. &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;Nasi kucing untuk saat ini, kurasa cukup populer, walaupun di daerah yang saya tempati saat ini, belum ada yang jual nasi kucing. Dalam lirik lagu campursari, nasi kucing juga di selipkan untuk melengkapi lagunya itu, contoh seperti ini&lt;br /&gt;''Eling-eling kowe mbiyen dhodhol sego kucing, meooong''&lt;br /&gt;Ya udah dech pengalamanku dengan nasi kucing, cukup segini aza, entar kalo terlalu ngebahas tentang makanan, puasanya jadi gak fokus. Jika  ada yang mau berbagi atau sekedar komentar, saya persìlakan. Kalo berkenan juga, klik juga tautan-tautan di bawah ini atau disamping kanan article ini,. Makasih bagi kawan-kawan yang telah berkunjung&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-7935712674112126351?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/7935712674112126351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/di-balik-sebungkus-nasi-kucing.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/7935712674112126351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/7935712674112126351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/di-balik-sebungkus-nasi-kucing.html' title='Di Balik Sebungkus Nasi Kucing'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2983432316422741924.post-319103747914189485</id><published>2009-08-22T04:39:00.001+07:00</published><updated>2009-08-22T07:03:44.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wajib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='toleransi'/><title type='text'>Pelaksanaan Puasa Ramadhan Antara Kewajiban Dengan Toleransi</title><content type='html'>Marhaban Yaa Ramadhan &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bulan ramadhan, kini telah hadir kembali. Pada tiap insan yang beriman kepada-NYA, menyambutnya dengan rasa penuh hikmah.&lt;span class="fullpost"&gt;Sungguh mulia bulan ramadhan ini, setiap apa perbuatan baik manusia, bakal di lipatan gandakan pahala yang di tetapkan-NYA. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Puasa di bulan ramadhan itu merupakan satu kewajiban insan yang beriman, menuju manusia yang bertakwa. Mungkin lebih mantab, jika puasa ramadhan itu adalah sebuah kebutuhan, sebab meski itu wajib, tapi ada juga orang yang tidak melaksanakannya. Semoga orang yang demikian itu, segera mendapat petunjuk-NYA, agar sadar akan sebuah kewajiban ini. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Beragam kegiatan yang di lakukan pada bulan yang mulia ini, seperti Tadarus Al Qur'an, pesantren kilat, shalat tarawih berjama'ah, pengajian, berbuka puasa bersama, dan lain sebagainya. Dalam kegiatan bulan ramadhan saya pribadi, mungkin gak bisa maksimal seperti waktu di Solo beberapa tahun silam. Pada waktu itu saya bisa mengikuti pengajian rutin tiap hari minggu dan selasa, dan kegiatan silaturahmi antar anggota pengajian, dengan berkunjung di daerah yang di inginkan. Namun, ku juga berharap semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari ramadhan sebelumnya. Jujur dua tahun ramadhan yang silam, kegiatan ramadhan saya kosong, kecuali shalat wajib dan juga puasa tentunya. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Mungkin kalo ku ingat waktu ramadhan gini, terlebih saat akan sahur suasana yang ku alami cukup beragam dan berbeda-beda keadaannya. Ketika masih ikut orang tua, saat akan sahur yang bangunkan saya pasti ibuku. Lalu setelah di Solo ikut sepupu, ketika hendak sahur, heemm harus pakai acara ngantri yang cukup waktu juga, karna ya harus emang harus begitu, lha ratusan orang pada menyerbu warung yang telah buka di waktu sahur. Tapi seru juga hal itu, karna belum tentu bisa makan rame-rame jika diluar ramadhan, terlebih pada jam tiga pagi, rasanya kagak mungkin ada juga kegiatan itu. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tapi setelah saya memutuskan untuk ke singkut, terlebih tinggal ditengah kebun karet, suasananya jadi berubah total, dari waktu sahur sebelumnya. Saya tinggal di kebun cuma berdua dengan kakak laki-laki saya, dan jarak kebun dengan rumah warga desa, cukup lumayan juga sekitar dua kilo meteran. jadi kalo dengar suara adzan atau orang untuk membangunkan sahur, agak terasa samar-samar juga. Tapi hal itu bukan sebuah masalah, sebab di tengah kebun karet pun bawa jam atau ponsel. Yang mungkin kalo sebelumnya, saat hendak sahur di bangunkan ibu atau teman - teman, ataupun dengar suara seruan sahur, ataupun juga karna bisingnya kendaraan dan juga manusia yang menuju warung makan rame-rame, namun ketika tinggal di kebun jadi sepi, sunyi, mungkin hanya suara burung, kera, dan kawan kawannya yang akan menyambut datangnya waktu pagi. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Untuk ramadhan kali ini, karna saya tinggal di rumah kakak perempuan saya, jadi sudah tentu beda, karna kalo mau sahur atau berbuka ada yang menyiapkan, seperti waktu tinggal orangtua kemarin dulu, dan juga bisa sembari menyaksikan program ramadhan di TV, dan main facebook tentunya bersama kawan-kawan semua. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Di dunia ini kita hidup, dengan beragam orang-orang yang tentunya tidak sama. Apakah hal itu tentang keyakinan, cara berfikir atau yang lebih luas lagi. Sikap toleransi dalam hal menghormati orang yang berpuasa, di negri ini dapat cukup perhatian lebih juga, seperti di batasinya waktu buka caffe yang berbaur hiburan, atau bahkan di tutup dalam bulan ramadhan ini, lalu juga itu razia di warung remang-remang semakin sering di adakan. Mungkin ada juga yang meminta warung makan tutup di siang hari, tapi yang satu agak kurang setuju, sebab kan gak semua orang puasa, dan sudah pasti butuh makan juga. Tapi apupun bentuk tolenransi pada orang yang puasa di bulan ramadhan, wajib di hargai juga. Mungkin bagi kawan-kawan yang tidak menjalan ibadah puasa, kalo boleh berbagi disini, apa bentuk toleransi anda kepada kawan yang menjalankan ibadah puasa?!? lagi pula pada waktu tertentu para muslimah pun tidak di wajibkan untuk puasa ramadhan, tapi diwajibkan untuk menggantinya diluar ramadhan. Oya, kalo saya pribadi paz di awal-awal ramadhan ini, pasti waktu mau sahur, agak susah tidur. nggak tau juga sich, apa itu sebabnya, mungkin terlalu semangat kali yach!i! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;OK, saya persilakan berbagi ataupun kasih tanggapan article ini&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2983432316422741924-319103747914189485?l=amrsay.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amrsay.blogspot.com/feeds/319103747914189485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/pelaksanaan-puasa-ramadhan-antara_21.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/319103747914189485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2983432316422741924/posts/default/319103747914189485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amrsay.blogspot.com/2009/08/pelaksanaan-puasa-ramadhan-antara_21.html' title='Pelaksanaan Puasa Ramadhan Antara Kewajiban Dengan Toleransi'/><author><name>Ammar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13152810633642334527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry></feed>
